Tampilkan postingan dengan label SCTV. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SCTV. Tampilkan semua postingan

Selasa, April 28, 2009

SuMMeR HoLiDay WiTh SCTV

Summer Holiday, sebuah liburan yang ditunggu – tunggu oleh keluarga tentunya. Summer Holiday atau liburan musim panas yang jatuh tiap bulan Juni atau Juli ini banyak dimanfaatkan keluarga untuk refreshing. Anak-anak berlibur setelah sekian lama berkutat dengan pelajaran dan orang tua yang sekian lama tidak bisa lepas dari jerat kesibukan pekerjaan akan rehat sejenak dengan mengambil cuti.

Kemanakah Anda sekeluarga mengisi masa ini? Liburan dengan menikmati suasana alam biasanya menjadi pilihan utama. Pergi ke pantai, outbond, atau ke Puncak adalah diantaranya.

Namun SCTV menyajikan sebuah wahana liburan yang dinamakan “Summer Holiday with SCTV and Dinosaurs” yang lokasinya tidak keluar dari kota Jakarta. Tepatnya berada di Plaza Tenggara Senayan, Jakarta Pusat. Wahana ini dibuka pada 22 Juni sampai dengan 20 Juli 2008 mulai pukul 09.00 - 21.00 WIB. Dengan 150 ribu rupiah per orang (plus gratis 1x permainan Dino train/ Dino Simulator/ Fossil Dig/ Inflatible Slide) anda dapat menikmati wahana ini. Melihat sekian banyak robot dinosaurus yang didatangkan langsung dari Universal Studio Amerika Serikat, nonton film Dino animasi 3 dimensi, dll. Beberapa robot Dino itu pernah lho menghiasi layar lebar dengan ikut ‘membintangi’ Film Jurassic Park besutan sutradara ternama Steven Spielberg.

Namun saya yakin, bagi sebagian orang dan termasuk saya sendiri dengan tiket seharga itu akan lumayan menguras kantong. Hitung saja jika 2 orang saja kita ajak menengok kawasan itu, 450 ribu rupiah harus kita siapkan untuk masuk. Itu belum termasuk jika adik/ anak merengek minta naik lagi mainan semacam ‘odong-odong’ yang lewat di depan rumah kita, yang terdapat di dalam kawasan Dinos Alive. Tapi bagi Anda yang menganggap tiket seharga itu murah, jangan lewatkan kesempatan ini.

Beruntung bagi saya masuk ke wahana Dino dua kali secara gratis karena tugas shooting liputan features “Ada Gosip”. Kesempatan pertama yaitu bersama murid-murid Sekolah Kartini atau lebih kita kenal sebagai sekolah Ibu Kembar. Dan kesempatan kedua yaitu bersama murid-murid Sekolah Semai Benih Bangsa (SBB) dengan menghadirkan keluarga Donna Agnesia. Berbicara mengenai sekolah ibu kembar...

...memang sekolah dari SD hingga SMU tersebut didirikan oleh Ibu Kembar. Kegiatan belajar mengajar itu sendiri diikuti oleh anak-anak dari keluarga kurang mampu dan dilaksanakan di bawah kolong jembatan di beberapa sudut kota Jakarta. Dan menurut info dari salah satu muridnya, bahkan untuk kuliah mereka akan dibebaskan dari biaya hingga mendapatkan pekerjaan yang layak oleh dukungan yayasan Ibu Kembar ini. Whew, what a great charity!

Ikut meramaikan kegiatan ini yaitu : Dea Imut (yang mungkin sudah tidak imut lagi, ‘kan sudah masuk SMP), lalu ada Saipul Jamil (yang sedang gencar berkampanye mengikuti pemilihan calon Wakil Walikota Serang) dan yang paling menggemaskan adalah hadirnya kembar Nakula – Sadewa yang banyak merebut perhatian pengunjung. Dengan rambut mereka yang kriwul dan lucu itu, wow lincah sekali aksi mereka menghibur diatas panggung menyanyikan lagu Sempurna-nya Andra and the backbond.

Dari touring melihat berbagai robot Dino hingga praktek menjadi presenter di studio mini Liputan 6 bersama artis-artis tersebut, membuat mereka tidak merasa capai meskipun shooting dilakukan dari siang hingga pukul 6 sore.

Rasa capekku terbayar sudah dengan melihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah murid-murid Sekolah Kartini. Dan aku yakin, ada pesan yang tersirat di lubuk hati kami dengan dekat serta membahagiakan mereka. Sekali lagi, selamat ber-Summer Holiday! I hope We always happy… (14 Juli 2008/ tuning)

Lift Barang VS Lift Karyawan


Berbeda dengan gedung kantorku yang dulu, gedung yang aku tempati sekarang untuk bekerja lebih elit. Secara gabung dengan mall termegah di Ibu Kota gitu loh. Namun ada fenomena unik yang terjadi di kantor. Mengapa karyawan-karyawan di sini lebih senang menggunakan lift barang yang jauh dari kesan nyaman, wangi, bersih dan dingin. Mungkin seperti yang pernah aku tulis di artikel sebelumnya, lift karyawan di kantorku memang sangat ribet. Jika belum terbiasa ke SCTV Tower bisa-bisa stress sendiri. Lift karyawan itu tepatnya terdiri dari 4 lift, dimana masing-masing terbagi sebagai berikut : lift 1 & lift 2 : bisa leluasa mengantarkan ke semua lantai. Walaupun lift ini paling diandalkan oleh semua karyawan namun kedua lift ini susah diajak kompromi. Lift 3 & 4 hanya mampu melayani sampai lantai 7 saja, yang artinya nggak bisa menganatarkan karyawan hingga basement tempat kendaraan di parkir ataupun kantin tempat orang-orang mengisi perut mereka.  
Selama ini jujur aja sih gue lebih seneng memanfaatkan lift barang untuk naik turun ke departemen-departeman lain daripada lift karyawan yang menurutku bisa mempercepat tumbuhnya uban di kepala haha.. Yah, walaupun lift barang sebenarnya ditujukan buat para tukang bangunan yang masih menyelesaikan pembangunan gedung di Senayan City. Dengan cara itu pula aku lebih bisa dekat dengan orang-orang yang membuat kita tidak terlalu Up ! melihat para tukang yang memakai pakaian compang-camping dan badan yang kurus tak terawat membuat kita sadar betapa masih banyak orang di sekitar kita yang jauh dari kata beruntung. Lambat laun, lift barang banyak peminatnya juga, tak jarang pula aku melihat para presenter Liputan 6 di kotak pengap itu.
Seperti pengalaman yang terjadi 2 hari yang lalu, ho ho ho aku cengar cengir sendiri jika flash back kejadian di malam itu. Seharian setelah menyelesaikan syuting liputan di Summer Holiday Dinosaurs di Senayan, pulangnya aku masih harus menyelesaikan sedikit kerjaan yang tertunda di lantai 11 tempat Departemen Produksi bertengger. Aku buru-buru sekali karena partner pulangku sudah menunggu di Basement 1 (B1). Sudah 3 hari ini lift barang under service, jadi mau tidak mau aku harus beralih ke lift yang nyaman tapi menyebalkan itu. Astaga berapa kali ya, aku harus pencet lift agar bisa segera mengantarkanku ke B1. Sekali pencet turun, sigh.. aku dilewatin lift sialan itu. Otomatis aku harus pencet lagi untuk yang kedua kalinya. Dan kejadian itu terus berlanjut hingga beberapa kali. Aku sudah membayangkan partnerku pasti sudah ‘karatan’ nunggu gue nih pikirku.
Dengan sigap aku naik lewat lift jalur lain dan pastinya harus transit di lantai lain dulu. Begitu sampai di lantai 16, tepatnya lantai milik O Chanel TV aku keluar. Ternyata ada cowok yang mengeluh juga, hampir 30 menit lift itu tidak berhenti juga. Huuhhhh, tambah kesel saja. Tanpa seorang lawan bicara aku ngeluh, ngomel sendiri gak jelas sampai cowok yang tadi bengong ngliatin aku. Akhirnya dengan cara lain yang pastinya memakan waktu lama kita sampai juga ke basement. Sambil lari-lari mendekati mobil partnerku, dari jauh aku teriak… “Sorrryyyyyy Friend….Lift aneh mempermainkanku !!!!” So sad… (28 April 2008/ tuning)